
Begitulah. Panggung itu telah ditentukan oleh Sang Waktu. Deutchland, Deutchland, airmata siapa yang lebih dulu mengalir?
Begitulah, Sang Pemenang yang akhirnya akan melenggang. Di antara 17 kali perhelatan, Sang Waktu hanya membilang 7 jawara dari seluruh benua. Adilkah? Sang Waktu tak pernah memahkotai dengan keadilan, tetapi dengan Takdir. Destiny. Maka, takdir pula yang telah merujuk 3 nama dari benua latin serta 4 nama dari benua putih yang mewakilinya. Sejak tahun 1930-2002 (minus 1942 dan 1946 karena ada kejuaraan lebih akbar, yakni: Perang Dunia, Man!) hanya ada Brazil (juara 5 kali tahun 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002), Jerman (Barat) (3 kali tahun 1954, 1974, dan 1990), Italy (3 kali tahun 1934, 1950, dan 1982), Uruguay (2 kali tahun 1930 dan 1938), Argentina (2 kali tahun 1978 dan 1986), Inggris (1 kali tahun 1966), dan Francis (1 kali tahun 1998).
Begitulah. Lalu, kemanakah Sang Waktu menjatuhkan Takdir-nya tahun 2006 ini? Semoga yang terbaik dimahkotai sebagai Putera Sang Waktu.
Hail Enggris!!!!

No comments:
Post a Comment